Google Search

Wednesday, February 14, 2007

Bus...

I wanna tell you a little story about Bus in Jakarta.

Heran aja, tadi pagi aku naik bus ke kantor (kalo setiap jumat-senin aku naik bus soalnya aku di jakarta. Tapi dari Selasa-Kamis aku naik kereta soalnya aku di Cilebut), naek dari Bea Cukai bis masih kosong. Tapi mulai sampe Kodim, Prumpung, Kebon Nanas, Penas sampe bis tuh mulai penuh banget. Tapi herannya keneknya masih aja nyari penumpang trus bilang "ayo...ayo naik masih kosong.", they are crazy. The bus is overload but they still say that this bus is empty.


Saking mau dapet setoran banyak sampe ga mikirin nasip penumpang yang didalem, sama kaya di kereta ekonomi didalem baunya udah campur-campur. Gak sampe di Penas, di Cawang keneknya terus bilang masih kosong. Padahal penumpangnya udah ga bisa masuk ke dalam lagi, mereka pada di depan pintu. Malahan di dalem ada anak bayi yang nangis saking kepanasannya.
Apalagi kalo ada saingan bus didepan/dibelakangnya, jalannya jadi ngebut. Mereka kebut-kebutan gak mikirin penumpangnya yang spot jantung. Mereka berebutan nyari penumpang, maen kata-kataan. Gila ya, egois banget mikirin diri sendiri, gak mikirin penumpang. Padahal mereka megang keselamatan orang banyak yang diangkutnya. Seharusnya mereka itu lebih memperhatikan keselamatan penumpangnya. Iya kan.

Kepikiran sih pengen naik busway, tapi dari mana. Soalnya dari bea cukai ga ada busway. Tapi mau naik busway juga ongkos jadi tambah mahal, jalannya muter-muter, trus nunggunya itu loh, lebih lama dari bus ekonomi biasa. Kalo nunggu busway bisa 1-2 jam cuma buat nunggu 1 bus, mending dalemnya kosong, sama aja penuh juga. Kalo mau naek desek-desekan berebutan.

If we think, banyak orang yang bilang mending naek bus biasa, dari pada busway. Soalnya sama aja, cuma beda di ongkos, sama ada ac-nya aja. Tapi kalo lagi penuh, ac busway mana kerasa, sama aja panasnya, sama aja bau-bau aneh kecium juga.

Necessarily the government must be handle this problems. Orang udah ga boleh naek motor, ga boleh sakit, mengurangi naek mobil. Tapi kendaraan angkutan di Jakarta, juga ga bisa buat masyarakat jadi nyaman. Terus masyarakat Indonesia harus gimana ya, Jalan kaki gitu?
I am sure if the transports in Jakarta can make the passenger safe, nyaman, and the cost is cheap, pasti banyak masyarakat Indonesia mengurangi menggunakan kendaraan pribadi, and automatically can reduce the polution in Indonesia. Do you agree?


1 comment:

100 Exits Game Level 8 Tips and Solutions said...

100 Exits Level 8 Solutions If you are now stuck or getting frustrated on how to finish a certain level of the 100 Exits game, then this is 100 Exits Game Level 8 tips and solutions. This post is contained of tips, hints, instructions, and solutions in a form of pictures and also given in a text form to make it easier.