Google Search

Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Thursday, March 1, 2007

Earn Money With Adbrite

Bagi yg suka ngeblog dalam bahasa Indonesia, tidak usah sedih kalau blognya tidak bisa dipasangin iklan google adsense (google adsense menolak untuk memasang iklan). Masih ada alternatif lain yg dapat menerima blog dalam bahasa Indonesia dan cara mendaftarnya juga mudah yaitu Adbrite Marketplace lebih umum disebut Adbrite. Bagaimana cara mendaftar? Ikuti petunjuk berikut:

1. KLIK DI SINI UNTUK MENDAFTAR

2. Ikuti petunjuk proses pendaftaran

3. Setelah diterima, masuk/login lagi ke Adbrite

4. Clik menu "My Account

5. Click menu "Create a New Zone"

6. Kasih tanda tik/check pada "Text Ads" dan "Interstitial Ads"

7. Click menu "Next: Describe Your Site." dan isi alamat blog, judul dan diskripsi blog.

8. Apabila selesai, lanjutkan Step 3 dg mengklik menu "Next: Help new Advertisers find you in the Adbrite Marketplace."

9. Ada tiga kotak kosong yg harus diisi dg kata kunci, tag atau keywords yg dapat memancing pemasang iklan tertarik pada blog Anda.
Tip: (a) Isi dg kata kunci yg banyak yg berkaitan dg teknologi seperti internet, camera phone, laptop, dll; (b)setiap kata kunci dipisah dg koma.

10. Di bawahnya ada menu "Choose Category". Pilih salah satu dg mengklik kategori yg ada di situ, contoh: "Technology" terus pilih lagi "second category". Di kolom paling kanan ada menu "Include in the AdBrite site directory?" Pilih/klik "free listing"

11. Selesai, klik menu "Next.." Pilih ad format/bentuk iklan yg akan dipasang. Tip: Max character ...: pilih 25; Maximum number of text ads : pilih 4; Maximum character length of ads description: pilih 70.

12. Di menu "Networks Ads" pilih "Yes"

13. Di menu "Ad content" pilih satu di antara dua.

14. Selesai, klik menu "Next: Set Pricing". Klik "Yes I want to optimize my pricing. Start my auto pricing at" isi dg 1 dolar (ini otomatis akan berubah kalau blog Anda banyak peminat).

15. Selesai, klik "Next: Get Ad code html."
16. Ada pilihan bentuk/format iklan antara Vertikal dan Horizontal (seperti di blog ini). Pilih sesuai keinginan Anda.

17. Copy kode html yg ada di bawahnya, dan masukkan di blog Anda.

18. Selesai.

Iklan Adbrite Referral:

Adbrite juga memiliki program afiliasi/referral. bagi yg mendaftar Adbrite melalui referral Anda, Anda akan dapat pembagian keuntungan. Cara memasang linkbutton-nya, klik menu "referral program" di sebelah kanan dari menu "My Account".

Catatan penting:

1. Memasang iklan Adbrite di blog yg ada iklan Adsense TIDAK APA-APA alias DIPERBOLEHKAN oleh Google Adsense. Google Adsense juga memperbolehkan memasang iklan Chitika dan Ad-text link dipasang di blog atau website yg sama. Saya sudah mengkonfirmasi hal ini langsung pada manajer Google Adsense.

2. Penghasilan dari Iklan Adbrite masih kalah jauh dg Google Adsense. Namun, bagi blogger yg ngeblog dalam bahasa Indonesia tentu lebih baik memasang iklan Adbrite daripada tidak sama sekali, sambil menunggu Google Adsense dapat menerima iklan pada blog yg berbahasa Indonesia. Toh tujuan utama ngeblog adalah mengasah dan melatih kemampuan menulis serta melepaskan uneg-uneg, bukan berniat untuk cari keuntungan besar, bukan?

3. Hal yg tak kalah pentingnya adalah dg ikut program Adbrite, blog kita akan mendapat promosi gratis dari Adbrite yakni dg mengiklankannya di direktori Adbrite untuk menarik para pemasang iklan. Jadi, kita dapat keuntungan tambahan di sini: promosi blog gratis.

Adapted by : kolom-mario (Refleksi dan Blog Tutorial)

Wednesday, February 28, 2007

AGLOCO SIAP BOOMING...

Apa itu Agloco ?
A Global Community, Agloco adalah nama perusahaan yang akan merilis Viewbar. Perusahaan ini menjalankan kegiatannya berdasarkan konsep Member Owned.

Hubungan dengan member ?
Atas dasar konsep tersebut, kontribusi member dalam mengembangkan komunitas Agloco, sangat membantu Agloco dan member itu sendiri.

Mengapa membantu Agloco ?
Makin luas atau makin banyak member Agloco, maka posisi Agloco akan semakin kuat, sehingga banyak perusahaan-perusahaan besar akan bekerjasama dengan Agloco, akibatnya nilai share Agloco akan naik.

Mengapa membantu member itu sendiri ?
1. Kenaikan nilai share/saham Agloco secara langsung akan menaikkan income member Agloco.
2. Makin keras usaha member untuk membangun jaringan Agloconya, maka, makin besar potensi Pasif Income yang akan didapat.

Mungkin Sebagian Dari Anda Masih Bingung Bagaimana Sistem Kerja Perusahaan Ini Sehingga Bisa Menghasilkan Profit Yang Kemudian Dibayar Untuk Ratusan Ribu Lebih Membernya...

Penjelasan :
Ketika anda telah mendownload & menginstall Viewbar Agloco kemudian menggunakannya setiap anda browsing atau surfing di internet, maka tanpa anda sadari, anda telah berkontribusi memberikan Income kepada perusahaan Agloco yang pada akhirnya nanti, income ini akan dibagikan kepada anda.

Gambar Viewbar Agloco (Versi Beta) yang akan segera dirilis :

Pada Viewbar Ini Terdapat :
* Fasilitas Search (Mendatangkan Income Bagi Agloco Dari Perusahaan Search Engine)
* Contextual ads (Mendatangkan Income Bagi Agloco Dari Perusahaan Yang Memasang Iklan)
* Anti-fraud and other software utilities (Mendatangkan Income Bagi Agloco Dari Perusahaan Software)

Jadi, dari sinilah sumber income Agloco yang nantinya akan dibagikan kepada ratusan ribu lebih member yang browsing atau surfing dengan menggunakan Viewbar Agloco.

Apakah Anggota Team Agloco Sudah Memiliki Pengalaman Dalam Menjalankan Konsep ini?
Jim Jorgensen, salah satu anggota Team Agloco adalah founder All-Advantage, program yang memiliki konsep yang sama dengan Agloco namun sistem / planning yang berbeda, ia juga pencetus ide briliant pertama "returning values to internet users". All-Advantage yang online 1999 telah membayar lebih dari 100 juta dollar kepada ribuan membernya. Karena pengalaman kesuksesan salah satu anggotanya ini, Agloco akan semakin mantap meraih sukses di 2007.

(Screenshot) Salah Satu Check Yang Dibayar Jim Jorgensen (AllAdvantage) Kepada membernya.

Mengapa Saya Sangat Mereferensikan Program Ini Untuk Anda?
1. 100% FREE, tidak akan ada biaya sepeserpun yang anda bayar untuk bergabung atau setelah menjadi member Agloco nanti, jadi intinya, bergabung & menjadi member di Agloco sama sekali No RISK & 100% GRATIS!!

2. Setiap member memiliki kesempatan untuk meraih Pasif income tak terbatas dengan mudah yaitu hanya dengan surf menggunakan Viewbar Agloco & membangun komunitas Agloconya.

3. Jaringan Agloco kini sudah sangat luas, terutama di Eropa padahal baru sekitar 4 minggu Agloco online. Jika ingin melihat perkembangan jaringannya silahkan buka search Google kemudian ketik agloco.

Di Indonesia sendiri, masih sangat sedikit orang yang tau kesempatan emas ini, karena itu prospek anda membangun jaringan Agloco yang luas di Indonesia sangat terbuka!

KLIK DI SINI UNTUK BERGABUNG MENDAFTAR

Adapted by : Semua Bisnis dan Cepecha

Friday, February 23, 2007

Sebelah Mata untuk "Empat Mata"

siapa yang tidak kenal acara "Empat Mata" yang di bawakan oleh Tukul Arwana, yang ditayangkan di salah satu stasiun TV swasta.

Januari ini barangkali dapat dijadikan sebagai bulannya Tukul Arwana. Nyaris semua tabloid memasang foto dan mengulas dirinya. Biogafi pendeknya tercetak di mana-mana, wajah cengengesannya tayang di berbagai infotainmen. Sebabnya satu, keberhasilannya mengampu talk show "Empat Mata". Keberhasilan yang dinilai fenomenal karena semula kehadirannya justru dipandang sebelah mata. Dan ketika rating "Empat Mata" melejit, iklan antre, "pesona" Tukul pun menjadi topik hangat. Pujian bertaburan. Kesederhanaan dan keluguannya selalu menjadi anggukan.

"Empat Mata" yang semula sekali tayang, jadi tiga kali seminggu, lalu lima kali sepekan. Tawa, canda, idiom khas Tukul pun jadi santapan rutin. "Silent please...", "Kembali ke lap...top", atau "Puas?! Puas?!" menjadi populer dan selalu menerbitkan tawa. Psikolog sosial Sartono Mukadis menyebut Tukul sebagai pelawak jenius, karena dapat berpikir secara cepat (quick thinking). Juru bicara kepresidenan Andi Mallarangeng memuji acara yang dibawakan Tukul sebagai lawakan yang menghibur, segar, santai, serta cerdas. Tukul pun, dalam keluguan dan kesederhanaannya, menjadi sempurna. Dan, lihatlah, semua berlomba melahirkan puji-puja. Tukul menjadi "anak manja" media.

Rutinitas Kembar

"Empat Mata" memang populer karena Tukul. Sosok Tukul-lah yang dijual dan menjadi magnit acara itu. Gestur, umpatan, salah ucap, semua jadi terasa memesona, dan menjual. Dan memang begitulah pada mulanya. Seluruh "tipikalitas" Tukul itu memang membuat perut berguncang. Tapi, ketika "Empat Mata" tayang nyaris setiap malam, kelucuan rutin itu menjadi terasa "menyedihkan". Sebabnya satu, Tukul terpancang pada idiomatikal itu-itu saja. Yang lahir kemudian hanya semacam perulangan dari adegan di malam-malam sebelumnya. Nyaris tak ada kreasi, bahkan ketika yang hadir adalah tamu dengan karakter yang sangat berbeda. Tukul tak mampu bermetamorfosa. Semesta gelak yang kemudian lahir tak lebih tawa yang kering, tawa dari kelucuan yang sudah menjadi semacam hapalan. Apalagi, tipikalitas itu tak hanya tampil di "Empat Mata". Di "Catatan Harian Si Tukul" tiap Selasa dan Rabu pagi pun, gestur dan pola-ucap Tukul tak berbeda. Tukul adalah sama di setiap acara yang berbeda.

"orang suka kalau melihat saya tampil bodoh," ucap Tukul. Benar. Tapi penonton tentu tidak menginginkan "kebodohan" yang rutin, akting tanpa variasi. Tukul abai dalam hal ini. Maka, "swahina", hinaan pada diri sendiri pun selalu sama, itu ke itu saja, dari memonyongkan bibir, gaya pragawan, dan lainnya. Rutinitas kembar ini bahkan sampai pada ucapan pengantar jeda "Empat Mata", "Oke pemirsa, jangan ke mana-mana, saya akan mengupas lebih dalam lagi setelah..." Tak ada yang beda, baik intonasi dan diksi. Sama. Hapalan.

Rutinitas itu yang akhirnya membuat magic word "Kembali ke Lap... top" atau "Silent Please" kehilangan daya provokasinya. Bayangkan, jika dalam satu jam, penonton harus mendengar "Kembali ke Lap... top" sampai berpuluh kali, bahkan terkadang, seperti tanpa jeda. Eneg!

Pusat Magma

"Empat Mata" memang talk show yang berbeda. Jangan bandingkan dengan acara sejenis seperti "Lepas Malam" dan "Dorce Show" di Trans TV atau "OM Farhan" di Anteve. Kupasan atas sebuah masalah dan atau pada sosok bintang tamu tak lebih dari basa-basi, artifisial, dan acap hanya sarana untuk melahirkan "improvisasi" kelucuan dari Tukul. Bintang tamu adalah "gantungan" atau "picu" agar kelucuan Tukul lahir. Karena itu, untuk mengadopsi "percikan" kelucuan itu, bintang tamu harus siap dikorbankan. Mereka hanya tamu, hanya selingan, Tukul-lah yang menjadi pusatnya. Tukul tampaknya menyadari hal itu. Sebagai pusat, dia harus tampil lebih utama, menjadi fokus kamera.

"Empat Mata" Senin (29/1) secara jelas menunjukkan hal itu. Kehadiran Maia Ahmad, Sarah Sechan, Koming, dan Omas, memang pelengkap. Karena itu, seluruh pertanyaan untuk mereka bukan hal utama. Lihat ketika Tukul bertanya kepada Maia, "Siapa yang kira-kira akan menggantikan Mulan?" Ini pertanyaan yang bagus, dan jawaban Maia tentu ditunggu pemirsa. Maia terdiam sesaat, dan Tukul segera menyela, "Barangkali saya bisa, atau Omas? Kami siap kok diaudisi..." Dan, bergayalah Tukul, dia ajak Omas untuk bernyanyi, melempar joke yang garing banget-- menyita waktu yang cukup lama, membiarkan Maia dan lainnya hanya sebagai pengamat. Cukup. Tukul kembali ke tempat duduknya, dan berkata, "Kembali ke Lap...top". Habis. Dia tak pernah menuntaskan pertanyaannya. Dan itu sudah menjadi "penyakit" acara ini.

"Maia, bagaimana melampiaskan segala masalah yang menimpamu selama ini?" tanyanya. "Dilampiaskan ke Mas Tukul, boleh?" Tukul pun jejingkrakan, berdiri, dan bersolilukoi kepada penonton. Dia kembali ke tempat duduknya, dan "Kembali ke Laptop...". Tak ada pertanyaan yang dia kejar. Hal semacam itulah yang membuat Andi Mallarangeng, ketika menjadi bintang tamu, hanya tersenyum kecut. Kehadirannya jadi "bemper" semata. Wajahnya menunjukkan betapa dia tersiksa.

"Setiap pertanyaan saya memang tidak perlu jawaban yang benar. Yang penting lucu saja," kata Tukul. Masalahnya, tidak semua narasumber bisa melucu suka dijadikan bahan lawakan, apalagi menyangkut SARA (seputar arah rai dan anatomi). Juga untuk hal yang serius, tak semua penonton juga ingin mendengar jawaban yang asal bunyi.

"Kembali ke Laptop" memang membuat banyak hal menjadi aneh dan tidak wajar. Sering, Tukul bertanya satu hal ke bintang tamu. Jawaban ternyata melebar, mencakup berbagai hal. Dan ketika Tukul kembali ke laptop dan bertanya lagi, pertanyaan itu ternyata sudah dijawab dalam pelebaran persoalan yang diungkapkan narasumber sebelumnya. Tukul acap terlongo, dan menyelamatkan situasi itu dengan ... "kembali ke lap...top" Dari situ tampak, Tukul tak pernah berani mengembangkan pertanyaan lebih dari yang "ditawarkan" laptop. Atau mungkin sebaliknya, Tukul memang tak diizinkan untuk melakukan pengembangan. Menyedihkan.

"Aku Melucu maka Empat Mata Ada". Itu barangkali yang disadari Tukul. Dia adalah pusatnya, sang magma. Tukul mungkin lupa, setiap orang tidak akan pernah puas jika hanya mendapatkan hal yang sama. Kerutinan pasti melahirkan kebosanan. Pemirsa tak pernah bisa setia. Dan jika kemasan "Empat Mata" tidak berubah, Tukul masih memakai idiom yang nyaris jadi hapalan, kepopulerannya tinggal menghitung masa. Karena tanpa disadari, Tukul mengubah kekuatannya menjadi titik terlemahnya: selalu tampil apa adanya, bermodal kelucuan yang itu-itu saja.

Adapted by Esai Aulia A Muhammad (Suara Merdeka,30-01- 2007)

Wednesday, February 21, 2007

Sinetron Indonesia Hasil Adaptasi Serial TV Asia Lainnya

Sekarang ini banyak sekali stasiun TV swasta yang bermunculan di Indonesia, dan mereka bersaing untuk mendapatkan simpati dari pemirsa Indonesia. Sehingga tak jarang mereka menampilkan acara-acara yang saat ini digemari oleh para pemirsa di seluruh Indonesia, sebut saja acara yang paling di gemari adalah Sinetron dengan bintang-bintang muda yang terkenal.

Namun jika diperhatikan banyak stasiun TV yang menampilkan serial adaptasi TV asia dari Jepang, Taiwan, Korea dan lainnya. Dikarenakan sinetron indonesia (asli buatan Indonesia) kurang banyak diminati oleh pemirsa Indonesia. Akhirnya untuk menarik pemirsa lagi, stasiun TV pun memunculkan sinetron dengan format baru, yaitu sinetron adaptasi dari serial TV asia.

Apa para Production House tidak bisa lagi membuat sinetron-sinetron dengan karya sendiri, tidak mengadaptasi serial dari luar negeri? Apakah mereka sudah kehabisan "ide" untuk membuat skenario karya sendiri? Hal inilah yang seharusnya menjadi pelajaran bagi pihak PH.

Ini adalah beberapa sinetron hasil adaptasi dari serial TV Asia:
Siapa Takut Jatuh Cinta : Meteor Garden (serial TV Taiwan), walaupun ditengah-tengah penayangan format acaranya dirubah.
Liontin : Glass Shoes (serial TV Korea).
Bintang : Putri Huan Zhu (serial TV Hongkong).
Impian Cinderella : Frog Prince (serial TV Taiwan).
Cincin : A Beatiful Days (serial TV Korea).
Cinta 100 Hari : My Crazy Love.
Demi Cinta : Love.
Ciuman Pertama : Itazura Na Kiss (serial TV Jepang).
Atas Nama Cinta : Stairway to Heaven (serial TV Korea).
Penyihir Cinta : Magician of Love (serial TV Taiwan).
I Love You, Boss : Bright Girl Success Story.
Pengantin Remaja : My Little Bride.
Benci Jadi Cinta : My Girl.
Janji Jaya : My Name is Kim San Soon (serial TV Korea).
Benci Bilang Cinta : Princess Hours (serial TV Korea).
Katakan Kau Mencintaiku : Sad Love Song.
Baby Doll : Love Storm (serial TV Taiwan).
Buku Harian Nayla : One Little Of Tears (serial TV Jepang). Untuk informasi serial ini juga diadaptasi dari sebuah novel Kisah Nyata Penulis Aya Kitou (alm/rip) yang menulis buku "Ichi Rittoru No Namida".
Judulnya aku lupa tapi sinetron ini (dimainkan oleh Angel Karamoy) diadaptasi dari serial TV Jepang yang dimainkan oleh Takeshi Kanesiro dan Kyoko Fukada "Kamisama".
Judulnya aku lupa tapi sinetron ini dimainkan oleh Leony dan Rionaldo S. Yang diadaptasi dari serial TV Korea judulnya Endless Love.

Ini adalah sebagian kecil judul sinetron yang diadaptasi dari serial TV asia lainnya. Beberapa mungkin minta izin dulu dengan si-empunya serial yang asli, tapi beberapa tidak. Sebenarnya masih banyak lagi (sebagian udah aku tonton asli maupun adaptasinya) judul sinetron yang adaptasi, tapi aku lupa. (Sorry)

Seharusnya pihak PH bisa membuat sinetron dengan format sendiri alias tidak mengadaptasi dari serial TV asia lainnya. Belajarlah untuk membuat karya sendiri.

Tulisan ini dibuat dengan tidak bermaksud untuk menyindir/menghina/ menyinggung siapa pun. Jika ada yang tidak berkenan dengan tulisan ini, aku selaku penulis meminta maaf yang sebesar-besarnya. Ditunggu Komentarnya. OK.

Thursday, February 15, 2007

Pandangan Islam terhadap Valentine

Sebagian besar ulama Islam seperti Ibnu Qayyim dan Ibnu Taimiyah melarang umat Islam untuk ikut merayakan valentine. Menurut beliau, hari besar yang diharamkan untuk terlibat di dalamnya adalah semua jenis hari raya pemeluk agama lain selain Islam. Bahkan beliau meluaskan mengertiannya bahwa tidak hanya yang terkait dengan hari besar agama non Islam, tetapi hari raya apapun yang tidak ada dasarnya dalam Islam pun juga diharamkan untuk menjalankannya.
Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Al Qur'an surat AlKaafirun ayat 6 :
"Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku.".

Islam tidak mengenal hari kasih sayang. Kasih sayang dalam Islam bersifat universal, tidak dibatasi waktu dan tempat dan tidak dibatasi oleh objek dan motif. Hal ini sesuai dengan hadist Nabi Muhammad:
"Cintailah manusia seperti kamu mencintai dirimu sendiri." (H.R. Bukhari).

Islam sangat melarang keras untuk saling membenci dan bermusuhan, namun sangat menjunjung tinggi akan arti kasih sayang terhadap umat manusia. Rasulullah saw. bersabda :
"Janganlah kamu saling membenci, berdengki-dengkian, saling berpalingan, dan jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. Juga tidak dibolehkan seorang muslim meninggalkan (tidak bertegur sapa) terhadap sudaranya lewat tiga hari" HR. Muslim.

Kasih sayang dalam Islam diwujudkan dalam bentuk yang nyata seperti silaturahmi, menjenguk yang sakit, meringankan beban tetangga yang sedang ditinpa musibah, mendamaikan orang yang berselisih, mengajak kepada kebenaran (amar ma'ruf) dan mencegah dari perbuatan munkar.

Adapted by: Wikipedia Indonesia


Happy Valentine's Day...

Hari Valentaine itu udah lazim dirayakan <:-Poleh semua orang bukan hanya di Indonesia aja tapi juga di seluruh dunia. Hari yang jatuh pada tanggal 14 Februari ini dimaksudkan untuk mengungkapkan rasa kasih sayang kita kepada sesama,:x seharusnya sih. Tapi kebanyakan mereka-mereka yang pada merayakan hari kasih sayang itu hanya terfokus pada kekasih. Seharusnya hari kasih sayang itu universal, hari untuk menyayangi sesama.

Bagaimana jika orang yang tidak mempunyai pasangan, apakah mereka tidak merayakan hari kasih sayang ini??? :-/Tentu tidak. Mereka bisa merayakan dengan sahabat, teman, dan keluarga. Kan kasih sayang tidak hanya dengan kekasih.

Kebanyakan mereka mengungkapkannya dengan hadiah seperti bunga mawar merah, coklat, perhiasan, kartu ucapan yang berbentuk hati dan lainnya. Juga hanya sekedar merayakan dengan makan malam yang romantis. Biasanya beberapa hari sebelum hari valentine, yang kebanyakan para wanita menyiapkan coklat. Mereka memasaknya, dan membuatnya seperti bentuk hati berwarna merah muda. Lalu yang pria, mereka sibuk mencari bunga mawar.@};-

Tapi, kalo aku pikir-pikir tahun ini mending kita menyingkapi hari valentine dengan membantu korban banjir. Mereka yang terkena banjir pasti tidak kepikiran buat ngerayain valentine. Boro-boro mau ngerayain, rumah mereka (yang terkena banjir) aja udah porak-poranda. Seharusnya kita bisa membantu mereka dalam bentuk apa aja,[-O< soalnya mereka pasti seneng banget udah dibantuin. Membantu mereka sama aja kita mengungkapkan rasa kasih sayang kita sama sesama, iya kan.

Tapi itu semua kesadaran diri kalian sendiri, ini cuma tulisan aku aja. So, Happy valentine's day for you all.:x


Wednesday, February 14, 2007

Kereta Oh... Kereta

Sekarang naek kereta listrik (KRL) sungguh sangat tidak nyaman, yang ekonomi maupun yang ekspres.:-< Di kereta ekonomi aku sering sekali melihat pedangan asongan yang banyak untuk berjualan dikereta. Seakan-akan kereta seperti pasar saja. Petugasnya aja juga nggak bisa ngapa-ngapain, cuma diem aja. :- Apalagi kalo negeliat kereta yang udah penuh makin dipenuhin aja sama penumpang. Seharusnya petugas tuh bisa membatasi penumpang yang berjubel dengan menambahkan waktu pemberangkatan kereta.

Emang kalo dilihat kayaknya ga mungkin soalnya kereta aja datengnya lama. :-w Kalian tau kenapa kereta datengnya suka lama? soalnya Banyak penumpang dengan tambahan rangkaian gerbong, membuat jalannya kereta jadi lama. Jadi datengnya kereta jadi lama. Makanya itu seharusnya petugas membatasi masuknya penumpang ke dalam kereta, dengan dibuat penambahan jam keberangkatan. Niscaya, dengan tidak membludaknya penumpang, maka laju kereta akan semakin cepat. Terus bisa mempercepat juga pemberangkatan kereta selanjutnya. Iya ga? :D

Juga sama penumpang bandel yang gak beli karcis. Kalo cuma satu stasiun sih (apalagi deket) ga papa, tapi kalo jarak jauh. Kan ngeselin kalo kita beli karcis tapi dia cuma bayar Rp. 1.000 di dalem.

Sama halnya juga dengan kereta ekspres. Aku pernah hampir aja kegencet pintu kereta [-O< soalnya yang masuk kedalam banyak tapi orang-orang yang duduk dibawah ga mau pada berdiri.

It's ok, jika penumpangnya ga begitu banyak. Tapi kalo yang naik banyak seharusnya mereka berdiri jangan duduk di bawah, itu ganggu orang jalan. Petugas juga hanya diam saja. seharusnya kasih tau mereka supaya berdiri. Aku juga sebel sama orang yang cuma bayar goceng alias Rp. 5.000 didalam (ga beli karcis Rp. 11.000) Emang sih rada mahal, tapi kan nyakitin orang yang udah beli karcis. Gondok gitu. :-L

Pokoknya susah sekali buat nyaman. Apalagi dengan kondisi stasiun yang dipenuhi sama pedagang asongan, yang membuat kita nggak bisa menunggu kereta dengan nyaman.